Cara Memilih Katuranggan Cucak Ijo Berkualitas

Admin On 22.32

Burung cucak hijau sekarang masih menjadi primadona kicau mania khusus nya yang berada di Indonesia, burung yang mempunyai warna bulu hijau daun ini dan kicauannya sangat merdu menjadikan burung ini banyak dipelihara. Selain perawatannyapun tidak terlalu sulit. Sebelum kita memutuskan utuk membeli burung cucak ijo, ada baiknya kita harus mencari tahu dulu cara memilih katuranggan cucak ijo yang berkualitas:
  • Pastikan anda membeli cucak hijau berjenis kelamin jantan
  • Badan burung panjang dan serasi.
  • Mata yang besar dan melotot, memiliki tatapan yang tajam.
  • Kepala yang besar serta aktif/lincah menandakan burung dalam keadaan sehat.
  • Dari bentuk paruh, cari bentuk paruh yang pangkalnya lebar, panjang, dan tebal. 
  • Cari yang paruh bagian bawahnya yang lurus, usahahakan jangan membeli yang paruh bawahnya bengkok.
  • Lubang hidung, pilih yang hampir mendekati mata.
  • Cari burung cucak ijo bakalan yang lehernya panjang serta padat dan berisi. Biasannya burung yang memiliki leher yang padat akan mengeluarkan suara yang kencang.
  • Untuk ekor, kaki, serasi.
  • Saat bertengger ditangkringan mencengkram kuat dan bagian sayap yang mengepit rapat.
  • Nafsu makan yang besar, seperti yang kita ketahui burung yang bernafsu makan besar  kedepannya memiliki propek yang sangat baik.
  • Untuk warna kaki sama sekali tidak berpengaruh dalam mentalnya.

Cara Memilih Katuranggan Cucak Ijo Berkualitas bakalan juara



Nah, itulah cir-ciri, dan cara memilih cucak ijo bakalan yang berkualitas. Jika anda masih bingung atau masih ragu-ragu anda bisa mengajak teman yang sudah memahami seluk beluk tentang cucak ijo supaya kedepannya anda tidak menyesal.
Ok, kita lanjut. Saya anggap anda sudah memahami semua ciri cucak ijo yang bagus dan berklualitas. Masih ada tantangan lagi nih buat anda, apa saja itu? Ya, betul sekali. Yaitu cara merawat cucak ijo, di bawah ini ada beberapa tips dalam perawatan cucak ijo:
  • Untuk sangkar usahakan yang membentuk kotak, biasanya sangkar yang cocok yaitu berukuran panjang 45cm, lebar 45cm, serta tinggi kira-kira 60cm. jika anda tidak mempunyai sangkar kotak pakai yang berbetuk bulat juga tidak masalah, yang terpenting burung anda santai dan nyaman bagi burung anda.
  • Tangkringan bisa menggunakan ranting kayu asem, jika tidak ada anda bisa membeli tangkringan yang sudah jadi yang banyak tersedia di toko-toko burung, harganya juga tidak terlalu mahal.
  • Untuk pakan, anda bisa memberikan buah-buahan seperti pisang, apel merah, papaya. Tapi perlu di ingat jang terlalu banyak memberikan buah apel, karena buah apel bisa menimbulkan birahi yang berlebih, untuk pemberian buah apel minimal 1 minggu sekali.
  • Anda juga bisa memberikan voer, disarankan untuk kandungan protein yang sedang dari mulai 12% s/d 18%.
  • Pakan tambahan, burung cucak hijau juga menyukai serangga seperti jangrik, kroto, ulat bambu, ulat hongkong, belalang dll.  



Gambaran Umum Cucak Ijo

Admin On 22.56

Pada umumnya orang sering menyebutnya dengan julukan cucak hijau ataupun cucak ijo, tapi sebenarnya burung ini bukan termasuk kedalam keluarga cucak-cucakan. Cucak ijo juga tidak satu suku dengan keluarga seperti cucal rowo atau cucak yang berasal dari jawa.

cucak ijo ngentrok ngetrok ngejambul

Biasanya kicau menyebutnya dengan nama cucak ijo selain itu Nama latin (Ilmiah) dari cucak hijau ini yaitu Chloropsis sonnerati. Artinya dengan badan yang hampir bulunya berwarna hijau daun. Burung ini juga termasuk kedalam keluarga burung cito (cipoh) atau bahasa latinya aegitha spp. Sedangkan dalam bahasa inggris lebih dikenal dengan sebutan Greater Green Leafbird. Cica daun atau lebih dikenal dengan sebutan lain yaitu burung daun atau muarai daun.

Baca Juga : Mudahnya cara membedakan cucak ijo jantan dan betina

Cucak hijau mempunyai tubuh berukuran sedang, atau jika di ukur dari ujung paruh sampai dengan ujung ekor sekitar 22 cm. warna pada bagian tubuhnya dominan berwarna hijau daun atau hijau terang, sedangkan pada burung cucak hijau jantan pada bagian kepala dan leher ada sebagian berwarna hitam, dan pada cucak ijo betina hampir semua badannya berwarna hijau dan tidak bertopeng hitam. Pada bagian iris matanya berwarna coklat agak gelap, paruh yang terbilang cukup tebal, dan warna pada kaki abu-abu dan agak kebiruan.

Burung ini juga mempunyai sikap yang agresif jika ada burung lain sedang berkicau yang ukurannya lebih kecil. Jika sedang bengeluarkan kicauannya burung ini akan menundukan bagian kepalanya. Untuk makanan faporit nya, selain buah-buahan burung ini juga sangat menyukai serangga seperti jangkrik dan ulat hongkong.

Habitat cucak ijo dan penyebarannya
Ada berbagai daerah Penyebarannya cica daun ini seperti emenjanjung Malaysia, pulau Sumatra, pulau Kalimantan, natuna, daerah jawa dan bali. Burung ini kita bisa jumpai di hutan-hutan dengan dataran rendah sampai dengan ke bukit dengan ketinggian kurang lebih, sekitar 1000 mdpl. 

Adapun ciri-ciri cucak daun menurut asalnya:

  • Cica daun ukuran kecil bahasa latinnya Chloropsis cyanopogon cirri-cirinya yaitu hampir mirip dengan cucak hijau besar, namun ukuran tubuhnya lebih kecil sekitar 18 cm, dan pada bahunya tidak memiliki bercak berwarna biru. 
  • Cucak ijo bersayap biru, bahasa latinya Chloropsis cochinchinensis. pada bagian ekornya sayap dan ekornya berwarna biru, ukuran tubuhnya kuran lebih 17 cm.
  • Cica daun berdahi emas, bahasa latinya Chloropsis aurifrons . Adapun pada bagian dahinya berwarna kuning untuk yang berjenis kelamin jantan, ukuran tubuh sekitar 19 cm.
  • Cucak daun yang berasal dari Sumatra, bahasa latinnya Chloropsis venusta. Ukuran tubuhnya kecil sekitar 14 cm, pada bagian dahi dan sisi kepala berwarna biru yang sangat teran umtuk yang berjenis kelamin jantan, sedangkan pada betina warna biru pada bagian tenggorokannya berwarna biru terang. 


Perbedaan Cucak Ijo Jantan Dan Betina (trotolan)

Admin On 22.55

Perbedaan cucak ijo jantan dan betina artikel yang akan kita ulas kali ini. Cucak hijau termasuk kedalam burung dimorfik, artinya perbedaanya fisik yang sangat menonjol yang bisa kita lihat secara langsung ketika burung ini sudah mencapai umur dewasa. sedangkan pada umur yang masih trotolan agak sedikit sulit untuk membedakannya, hal ini harus mempunyai keahlian khusus untuk membedakannya. Jika anda ingin membeli cucak ijo bakalan sebaiknya ajak orang, teman, saudara, yang memahami cara membedakannya supaya anda tidak akan menyesel di kemudian hari. Pada burung jantan dewasa, di bagian dagu atau sekitar leher terdapat warna hitam, sedangkan pada burung betina dewasa berwana hijau.

perbedaan cucak ijo jantan dan betina


Tapi jangan khawatir ratukicau akan memberikan sedikit gambaran tentang burung cucak ijo yang masih bahan. Cucak daun yang masih trotolan atau sekitar umur kurang lebih 2 s/d 4 bulanna, bentuk maupun fisik antara jantan dan betina memang hampir sama, warna pada bulunya pun hampir sama dan ada warna kuning pada bagian bawah paruh sampai leher. Akan tetapi bagi mereka yang sudah megenal  jauh tentang cucak hijau bakalan atau yang sudah dewasa akan sangat mudah sekali mengenali ciri-ciri pada cucak daun yang masih bahan. 

perbedaan cucak ijojantan betina dewasa


Tipsnya jika anda ingin membeli di pasar burung atau dari pengepul langsung, pastikan anda membeli yang jantan karena yang jantan lah yang kicauan nya sangat merdu. Adapun ciri-ciri nya yaitu, jika burung berumur kira-kira 4 bulanan maka pada baian halis dekat bola matanya berwarna kuning pekat, sedangkan halis yang berwarna putih biasanya betina. Untuk bagian bawah paruh jantan bakalan biasanya berwarna coklat tua, dan betina bada bagian bawah paruhnya berwarna putih.
Jika burung ini beranjak dewasa warna pada bagian bawah paruh dan sekitar leher akan muncul warna hitam seperti membentuk topeng (jantan).

ciri perbedaan cucak ijo jantan betina trotol


Sekian artikel bagaimana cara membedakan burung cucak ijo jantan dan betina, terimakasih sudah berkunjung ke blog kami. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan kita terhadap burung. Jika ada yang inigi menambahkan silahkan isi di kolom komentar yang telah kami sediakan.

Cara Merawat Cucak Jenggot Agar Gacor dor ini tipsnya?

Admin On 21.10

Alangkah senangnya jika mempunyai burung yang gacor dan rajin berbunnyi, apalagi jika kita mendengan suara besetan yang sangat tajam khas cucak jenggot. Terlepas dari itu bagamana kita merawat cucak jenggot agar rajin bunyi, perlu kesabaran dan ketelatenan dalam merawat dan konsisten agar apa yang kita inginkan tercapai. Selain itu burung yang satu ini juga sering dipakai masteran burung lainya seperti cucak hijau, murai batu, lovebird, kacer dll.
Cara Merawat Cucak Jenggot Agar Gacor Dan Rajin Bunyi



Ok. Langsung saja ke pembahasan yaitu cara merawat cucak jenggot yang baik dan tepat:
  1. Proses Pengembunan -> Dengan cara pengembunan pada burung cucak jenggot bisa membuat burung rajin berkicau, karena udara di pagi hari yang masih segar dan sejuk yang dirasakan burung seperti di alam liar. Untuk pengembunan bisa dilakukan pada waktu subuh atau sekitar jam 5 pagi, burung dibuka kerodongnya dan dikeluarkan dari rumah, kalau bisa usahakan gantung di dekat pepohonan. Setelah matahari muncul dan terasa hangat anda bisa memandikannya sesuai dengan kebiasaannya dengan cara disemprot, atau di  kasih cepuk yang besar, anda juga bisa menambahkan shampoo khusus burung yang banyak dijual di toko – toko burung. Dengan memakai sampo burung kita bisa terhindar dari penyakit dan bisa membasmi kutu. Setelah dimandikan kita bisa memberikan ekstra fooding kesukaannya seperti pisang, jangkrik, ulat hongkong, kroto, untuk porsinya missal jangkrik pagi 2 sore 2, ulat hongkong pagi 3 sore 3, untuk kroto bisa diberikan 2 kali dalam seminggu. Untuk penjemuran bisa dilakukan selama 2 jam saja dari jam 7 s/d jam 9 pagi. Setelah dijemur diangin-anginkan selama 10 menit lalu di kerodong dan ditempatkan pada ruangan yang tenang. 
  2. Proses Mandi malam -> Proses mandi malam ini di yakini bisa mendongkrak burung rajin berkicau dan menambah power suaranya. Seperti anis merah, kacer, cendet (pentet) yang rajin mandi malam dapat menghasilkan suara dan perfoma burung semakin makyus. Ternyata mandi malam juga bisa diterapkan juga pada burung cucak jenggot, apalagi cucak jenggot hasil tangkapan liar dengan mandi malam bisa membuat cucak jenggot lebih jinak. Mandi malam bisa dilakukan pada pukul 18.00 atau pukul 10.00 malam, terlebih dahulu kita perhatikan keadaan burung dan cuaca di sekitarnya. Jangan mandikan malam ketika burung sedang sakit ini bisa menyebabkan burung menjadi tambah parah dan bisa menimbulkan kematian.
  3. Pakan tambahan untuk cucak jenggot -> Pemberian pakan tambahan yang disukai bisa membuat burung lebih maksimal. Dibawah ini ada beberapa makanan tambahan yaitu potongan jahe, berikan potongan jahe yang dibentuk seperti dadu/ dipotong kecil – kecil dan dimasukan kedalam perut jangkrik. Berikan cara ini setelah ritual manadi malam.
  4. Pakan racikan -> Jika anda tidak ada waktu anda bisa menerapkan cara ini, yaitu dengan membuat pakan racikan. Bahan – bahan yang digunakan sebagai berikut : sediakan telur bebek yang masih mentah dan ambil bagian putihnya saja, 3 sendok kroto yang masih segar yang sudah terpisah dari semutnya, 1 buah apel merah yang sudah ditumbuk halus. 
  5. Cara meraciknya yaitu : satukan bahan-bahan di atas diaduk sampai rata, atau bisa juga mengunakan blender. Berikan 1 sendok setelah melakukan mandi malam. Lalu kerodong dan istirahtkan sampai esok harinya.

Demikian cara merawat cucak jenggot agar rajin berbunyi dan gacor, semoga bermanfaat untuk kicau mania nusantara. 

Trik supaya lovebird nagen (tancep) di tangkringan

Admin On 23.51

Burung lovebird sekarang masih menjadi primadona kicau mania, burung paruh bengkok ini memiliki keunikan tersendiri , entah itu dari gaya bekicaunya atau tak kalah menarik lagi yaitu dengan tampilan warna bulunya yang mempesona. Dan banyak sekali bermunculan lovebird yang berkualitas. Salah satu lovebird yang sangat penomenal yaitu kusumo milik sigit wmp. Burung tersebut sudah banyak menorehkan prestasi di tingkat nasional.

cara lovebird nagen (tancep) di tangkringan


Untuk para pemain lovebird dituntut piawai di era lomba marathon yang sering diadakan oleh panitia perlombaan, untuk itu lovebird kita harus mempunyai, selain materi lomba, yaitu  daya tahan burung tersebut supaya bisa tampil maksimal saat di lombakan secara marathon.

Dibalik semua itu, ada saja tingkah laku yang di alami lovebird saat  dilombakan, yaitu tidak mau tancap tangkringan atau bahasa kicau manianya nagen. Lovebird cenderung negek sambir nemplok di jeruji. Hal ini sangat disayangkan. Ratukicau.com akan memberikan sedikit tips agar burung lovebird anda tancap di tangkringan  saat mengeleuarkan suaranya.

Basahi tangkringan sebelum gantang

Mungkin untuk pemula cara ini sering kali di lupakan. Biasanya trik ini juga sering dipakai oleh pemain yang sudah  professional. Cara ini sering digunakan oleh lovebird mania ketika akan menggantangkan gacoannya, cara ini bertujuan memberikan rasa (nyaman) dingin pada telapak kaki lovebird sehingga burung tersebut bisa betah di tangkringan.
Cara menyemprot tangkringan ini di adopsi dari para pemain anis merah, cara ini diyakini oleh pemain anis merah ketika anis dilombakan tidak turun tangkringan.
Ada sebaigan yang masih bertanya – tanya, apa hubungannya dengan menyemprot tangkringan? Memang jika di teliti lebih lanjut tidak masuk akal. Di sisi lain banyak sekali fakta dengan cara menyemprot tangkringan sebelum lomba bisa menjadikan lovebird nagen dan bisa berprestasi.

Untuk caranya, yaitu 20 menit sebelum lomba atau satu season semprot tangkringan hingga basah. Setelah itu jangan lupa bersihkan sangkar, jangan sampai ada makan tersisa di kandang. Selamat mencoba trik ini dan ratukicau.com doakan supaya lovebird – lovebird besutan anda selalu berprestasi.